Pemerintah akan menukar guling sejumlah aset di Jakarta untuk tambahan biaya membangun ibukota baru di Kalimantan pemerintah siap melakukan tukar guling aset Negara dengan valuasi sekitar Rp.150 Triliun.
Beberapa Aset tersebut meliputi gedung pemerintahan yang berada dipusat Jakarta seperti di kawasan Medan Merdeka, Thamrin, Sudirman, Kuningan dan SCBD.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan salah satu pendanaan berasal dari kerja sama pemerintah dengan swasta.
Bambang sebelumnya menyampaikan bahan Pemerintah memiliki 4 skema tukar guling diantaranya:
Skema pertama penyewaan gedung perkantoran kepada pihak kedua. Sewa dilepas dengan harga sesuai kontrak.
Skema kedua melalui pembentukan perusahaan yang nantinya dibangun dua atau lebih entitas bisnis.
Skema ketiga pemerintah menjual langsung gedung ke pengembang.
Skema keempat pemerintah menyewakan gedung ke pihak pengembang. Namun, syaratnya pihak penyewa mau berkontribusi terhadap pembangunan ibukota baru.
Sebelumnya Bappenas mengestimasi kebutuhan anggaran pembangunan ibukota baru mencapai Rp.323 triliun sampai Rp.466 triliun. Estimasi itu muncul dari 2 skenario.
Pertama, bila kebutuhan dana mencapai Rp.466 triliun , maka pemerintah akan menyiapkan anggaran sekitar Rp.251,5 triliun atau sekitar 52,96% dari total kebutuhan dana, sisanya sekitar Rp.214,5 triliun didapat dari pihak swasta.
Kedua, bila kebutuhan dana lebih sedikit, yaitu Rp.323 triliun, maka pemerintah akan merogoh kocek sekitar Rp.174,5 triliun atau 54,02% dari total kebutuhan anggaran, sisanya sekitar Rp.148,5 triliun dipenuhi oleh swasta.
Estimasi kebutuhan anggaran pembangunan ibukota baru berasal dari perhitungan kebutuhan anggaran pembangunan gedung legislatif, eksekutif, dan yudikatif senilai Rp.20 triliun sampai Rp.32,7 triliun.
Kemudian anggaran untuk pembangunan gedung kepolisian dan TNI, serta fasilitas pendidikan dna kesehatan Rp.182,2 triliun sampai Rp.265,1 triliun.
Lalu, kebutuhan untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang sekitar Rp.114,8 triliun sampai Rp.160,2 triliun. Selanjutnya, anggaran pengadaan lahan sebesar Rp.6 triliun sampai Rp.8 triliun.
Sumber:
-Internet
https://amp.kompas.com/nasional/read/2019/08/06/21590471/pemerintah-akan-tukar-guling-aset-di-jakarta-untuk-bangun-ibu-kota-baru
https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20190806143511-532-418882/pemerintah-tukar-guling-aset-dki-rp150-t-bangun-ibu-kota-baru
https://amp.kontan.co.id/news/bangun-ibukota-baru-pemerintah-akan-tukar-guling-aset-di-jakarta
https://bisnis.tempo.co/read/1241560/skema-tukar-guling-bangun-gedung-pemerintah-di-ibu-kota-baru
Ditulis Oleh:Fitri Nur Aini
Komentar
Posting Komentar