Hai, Teman-teman
Selamat datang di Ruang Belajar Pendidikan,
Kali ini kita akan membahas tentang bencana alam yang pernah terjadi di Indonesia.
Secara geografis Indonesia terletak di atas lempeng tektonik yang berpotensi menimbulkan gempa. Di Indonesia juga terdapat lebih dari 129 gunung berapi aktif yang bisa meletus sewaktu-waktu. Kondisi ini menempatkan negeri ini dalam bayang-bayang bencana besar.
Berbagai bencana besar pernah melanda negeri ini, salah satunya Letusan Gunung Tambora yang tercatat sebagai bencana alam terdasyat di dunia.
》Gunung Tambora, terletak di Pulau Sumbawa meletus pada tahun 1815, diperkirakan menewaskan sekitar 92 ribu jiwa. Akibat letusan tersebut 3 kerajaan beserta penduduknya yang lenyap tertimbun material vulkanik.
Setelah meletus tinggi Gunung Tambora terpangkas dari yang awalnya menjulang hingga 4.300 meter menjadi tersisa 2.772 meter. Peristiwa ini merupakan bencana alam terdahsyat di era Hindia-Belanda.
》Gunung Tambora mengalami ketidak aktifan, selama beberapa abad sebelum tahun 1815 dikenal dengan nama gunung berapi tidur.
Pada tahun 1812, kaldera gunung Tambora mulai bergemuruh dan menghasilkan awan hitam. Pada tanggal 5 April 1815, letusan terjadi, diikuti dengan suara guruh yang terdengar di Makassar, Sulawesi(380 km dari gunung Tambora), Batavia (kini Jakarta) di pulau Jawa (1.260 km dari gunung Tambora), dan Ternate diMaluku (1400 km dari gunung Tambora). Suara guruh ini terdengar sampai ke pulau Sumatra pada tanggal 10-11 April1815 (lebih dari 2.600 km dari gunung Tambora) yang awalnya dianggap sebagai suara tembakan senapan.Pada pagi hari tanggal 6 April 1815, abu vulkanik mulai jatuh di Jawa Timurdengan suara guruh terdengar sampai tanggal 10 April1815.
Pada pukul 7:00 malam tanggal 10 April, letusan gunung ini semakin kuat.Tiga lajur api terpancar dan bergabung.Seluruh pegunungan berubah menjadi aliran besar api.Batuan apung dengan diameter 20 cm mulai menghujani pada pukul 8:00 malam, diikuti dengan abu pada pukul 9:00-10:00 malam.
》Akibat letusan Tambora ini, semua vegetasi di Sumbawa hancur. Banyak pohon yang tumbang bercampur dengan abu. Tumpukan sampah juga terjadi sepanjang lima kilometer di lautan.
》Bagi bumi, letusan Tambora berdampak terhadap perubahan iklim global lantaran sulfur dioksida yang turut lepas ke lapisan stratosfer. Musim semi tahun 1815 menjadi terganggu karena debu-debu dan kandungan yang dibawa tertiup angin bergeser ke langit Eropa, Amerika, dan lainnya.
》Letusan Gunung Tambora yang berlipat kali lebih dasyat dibanding Gunung Vesuvius dan dampak letusannya yang mengglobal, mungkin suatu saat akan menjadi warisan dunia. Penggalian arkeologi yang terus dilakukan semakin banyak menyingkap jejak peradaban yang telah terkubur lebih dari dua abad silam. Layaknya Pompeii, peradaban Tambora yang bertahun-tahun terkubur'pun akan mulai terkuak.
Sumber:
-Internet
1. Avid Rollick. 2018.
( https://googleweblight.com/i?u=https://jurnalbumi.com/top/bencana-alam-terdahsyat/&grqid=qTKfqKTo&s=1&hl=id-ID&geid=1054 )
2. Oppenheimer. 2003.
( https://googleweblight.com/i?u=https://id.m.wikipedia.org/wiki/Letusan_Tambora_1815&grqid=K0U3yDyg&s=1&hl=id-ID&geid=1054 )
3. Aswab Nanda Prattama. 2019.
( https://googleweblight.com/i?u=https://regional.kompas.com/read/2019/04/05/17292271/5-april-1815-saat-gunung-tambora-mengeluarkan-letusan-dahsyat?page%3Dall&hl=id-ID )
4. Toni Firman. 2017.
( https://tirto.id/meletusnya-gunung-tambora-dan-akibatnya-terhadap-dunia-cmqu)
5. Namina. 2019.
( https://googleweblight.com/i?u=https://www.manusialembah.com/2017/07/sejarah-letusan-tambora.html?m%3D1&hl=id-ID )
By: Dwi Agustin
Komentar
Posting Komentar