Langsung ke konten utama

TEKS EKSPOSISI || PENGERTIAN, CIRI, DAN STRUKTURNYA

Hai, teman-teman.

Kali ini Ruang Belajar Pendidikan akan membahas tentang teks eksposisi. Penasaran kan? Yuk simak paparan berikut!

1. PENGERTIAN TEKS EKSPOSISI
         Teks Eksposisi adalah sebuah paragraf  untuk karangan yang di dalamnya mengandung sejumlah informasi yang isi dari paragraf tersebut ditulis dengan tujuan untuk menjabarkan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat, dan akurat.

2. CIRI-CIRI TEKS EKSPOSISI
    1) Gaya informasi persuasif (mengajak)
    2)Menyampaikan Teks secara jelas, lugas, dan menggunakan bahasa yang baku.
    3)Menjabarkan informasi-informasi pengetahuan
    4)Bersifat Tidak memihak yang artinya tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya.
    5)Bersifat Netral Dan Objektif.
    6)Penjelasannya di sertai data-data yang akurat dan terpercaya.
    7)Menyajikan Sebuah Fakta.

3. STRUKTUR TEKS EKSPOSISI
    》Tesis
             Tesis adalah pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen yang di kemukakan dalam karangan.
             Pada bagian ini berisi sudut pandang dari penulis terhadap setiap masalah yang akan di bahas topiknya, biasanya terdapat di awal teks eksposisi.
     》 Argumentasi
               Argumentasi adalah alasan yang di pakai untuk mempertahankan suatu pendapat.
               Pada bagian ini bentuk alasan atau bukti digunakan untuk mengokohkan atau memperkuat pendapat dalam sebuah tesis. Argumen dapat berupa pernyataan umum atau berupa data dari hasil penelitian para ahli yang sumbernya dapat di percaya.
     》 Rekomendasi atau Penegasan Ulang Pendapat
               Bagian ini merupakan sebuah kesimpulan yang menegaskan kembali dari tesis yang di bicarakan di awal teks dan penguat argumentasi yang di tunjang oleh fakta, dapat berupa saran yang menganjurkan.

Sumber: Suherli, dkk. 2016. Bahasa Indonesia. Jakarta: Kemendikbud

Ditulis oleh Fitri N.A.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDOKUMENTASIAN BUKTI-BUKTI TRANSAKSI

Hai, teman-teman. Selamat datang di ruang belajar pendidikan, kali ini ruang belajar pendidika akan membahas tentang prosedur pendokumentasian bukti-bukti transaksi. Bukti Transaksi Intern dan Ekstern Bukti Transaksi Intern : Bukti pencatatan perubahan posisi keuangan yang terjadi dalam kegiatan intern perusahaan itu sendiri.Contoh: Memo, bukti pengeluaran kas, dsb. Bukti Transaksi Ekstern Bukti pencatatan transaksi keuangan yang terjadi dengan pihak luar perusahaan.Contoh: Faktur, kuitansi, cek, dsb. Prosedur pendokumentasian bukti-bukti transaksi Pengelolaan dokumen atau pengarsipan dokumen bukti transaksi merupakan arsip yang penting bagi perusahaan. Oleh karena itu, penyimpanannya harus tertib agar mudah dicari apabila dibutuhkan dan agar tidak mudah rusak. Berikut cara penyimpanan bukti transaksi yang baik: A. Peralatan yang digunakan          Peralatan yang digunakan dalam penyimpanan bukti transaksi adalah peralatan yang memban...

Dana pembangunan jembatan suramadu

Jembatan suramadu dibangun pada 20 Agustus 2003 di bawah kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri. Infrastruktur tersebut baru selesai dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009. Anggaran yang dihabiskan untuk membangun jembatan itu sebanyak Rp. 4,5 triliun.     Secara universal , modal pembiayaan pembangunan perkotaan diperoleh dari 3 sumber , yaitu pemerintah ,swasta , kerjasama antara pemerintah dan swasta. Sumber - sumber pendanaan tersebut diperoleh dari instrumen keuangan melalui pendapatan , hutang/pinjaman dan kekayaan. Sudah dua tahun jembatan Suramadu berjalan dengan fungsinya dan telah memberikan berbagai dampak (impact) yang cukup besar bagi Madura . Namun disisi lain setelah berdirinya jembatan Suramadu masih ada masalah besar. Pembangunan Jembatan Suramadu disubkontrakkan kepada Consortium of Indonesia Contractors (CIC), yang terdiri dari PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, serta PT Wijaya Karya. Dari CCC kemud...

Pemerintah Tukar Guling Aset DKI Rp.150 Triliun Bangun Ibukota Baru

   Pemerintah akan menukar guling sejumlah aset di Jakarta untuk tambahan biaya membangun ibukota baru di Kalimantan pemerintah siap melakukan tukar guling aset Negara dengan valuasi sekitar Rp.150 Triliun.    Beberapa Aset tersebut meliputi gedung pemerintahan yang berada dipusat Jakarta seperti di kawasan Medan Merdeka, Thamrin, Sudirman, Kuningan dan SCBD.    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan salah satu pendanaan berasal dari kerja sama pemerintah dengan swasta.    Bambang sebelumnya menyampaikan bahan Pemerintah memiliki 4 skema tukar guling diantaranya: Skema pertama penyewaan gedung perkantoran kepada pihak kedua. Sewa dilepas dengan harga sesuai kontrak. Skema kedua melalui pembentukan perusahaan yang nantinya dibangun dua atau lebih entitas bisnis. Skema ketiga pemerintah menjual langsung gedung ke pengembang. Skema keempat pemerintah menyewakan gedung ke pihak pengembang. Namun, syaratny...